Analisnews.co.id | Jakarta – Konferensi Cabang (Konfercab) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Pusat menetapkan kepengurusan baru untuk masa khidmat berikutnya. Dalam forum tersebut, KH. Mashuri terpilih sebagai Rais Syuriah, sementara Yusrul Hana dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Jakarta Pusat. Senin (29/6/2026).
Sebelum memasuki agenda persidangan, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta melalui Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Karakterker) menggelar Pembukaan Sidang Pleno I yang berlangsung khidmat. Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus Nahdlatul Ulama, para kiai, tokoh masyarakat, serta perwakilan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat.
Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan lantunan Shalawat Badar. Seluruh peserta kemudian berdiri menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Syubbanul Wathan sebagai wujud kecintaan terhadap bangsa dan komitmen kebangsaan warga Nahdlatul Ulama.
Dalam sambutannya, panitia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Konfercab dinilai menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, memperkuat konsolidasi organisasi, serta menyusun langkah strategis demi meningkatkan peran Nahdlatul Ulama dalam pengabdian kepada masyarakat.
Laporan Ketua Karakterker disampaikan oleh Dr. KH. Miftah Faqih yang memaparkan perkembangan program kerja serta arah penguatan sumber daya manusia di lingkungan NU. Sambutan juga disampaikan oleh Prof. Dr. KH. Asrorun Niam Sholeh selaku Rais Syuriah PCNU Jakarta Pusat, perwakilan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, dan sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama lainnya.
Kehadiran unsur pemerintah dalam forum tersebut menjadi bukti terjalinnya sinergi yang baik antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, berkarakter, serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Rangkaian pembukaan ditutup dengan doa yang dipimpin KH. Abdul Muin, memohon keberkahan dan kelancaran seluruh agenda konferensi. Selanjutnya, Sidang Pleno I berlangsung secara demokratis hingga akhirnya menetapkan kepengurusan baru PCNU Jakarta Pusat.
Berdasarkan hasil sidang, KH. Mashuri dipercaya sebagai Rais Syuriah dan Yusrul Hana terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Jakarta Pusat. Terpilihnya kedua tokoh tersebut disambut antusias oleh peserta konferensi yang berharap kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin solid, inovatif, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.
Semangat kebersamaan yang terbangun selama Konfercab diharapkan menjadi modal penting dalam memperkuat program-program organisasi serta meningkatkan kontribusi Nahdlatul Ulama bagi masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Pusat.Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi berita dengan gaya media nasional (lebih lugas dan padat) atau gaya siaran pers resmi PCNU.
