Close Menu
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Mendapatkan Tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD)

“Lampaui Status ‘Raja Indo Bounce’, DNA Dobrak Batas Lewat Album Ambisius OURORA”

Upacara Hari Bhayangkara Ke-80 Di Polres Pulang Pisau Berlangsung Khidmat Dan Meriah Diwarnai Aksi Defile

Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
Analis
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
Analis
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
You are at:Home»TV & Drama»Celebrities»“Lampaui Status ‘Raja Indo Bounce’, DNA Dobrak Batas Lewat Album Ambisius OURORA”
Celebrities

“Lampaui Status ‘Raja Indo Bounce’, DNA Dobrak Batas Lewat Album Ambisius OURORA”

yadiBy yadi1 Juli 2026 6:34 PM0113 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id  | Jakarta – Setelah lebih dulu mencuri perhatian lewat sejumlah single seperti Love Ya, Cowok Red Flag, dan Second Choice, duo DJ dan produser DNA yang digawangi JayJax dan Mister Aloy akhirnya merilis karya paling ambisius dalam perjalanan karier mereka. Bertajuk OURORA, album penuh berisi 18 lagu ini menjadi ruang bagi DNA untuk memperkenalkan identitas musik yang lebih luas kepada publik.

Selama ini DNA dikenal lewat dentuman Indo Bounce yang akrab di telinga penikmat musik klub. Namun melalui OURORA, keduanya memilih keluar dari zona nyaman dengan mengeksplorasi beragam warna musik, mulai dari techno, dirty dutch, drum and bass, trap, hingga hip-hop. Bagi DNA, album ini bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan perjalanan untuk menunjukkan siapa mereka sebenarnya sebagai musisi.

“Ini adalah versi asli dari kami. Kami ingin mengajak pendengar mengenal DNA lebih dalam, bukan hanya sebagai DJ yang memainkan musik klub, tetapi juga sebagai produser dengan karakter musik yang beragam,” ungkap Mister Aloy saat press conference di W Super Club Gatsu, Rabu(1/7)

Tak hanya menawarkan eksplorasi audio, OURORA juga dibangun sebagai pengalaman visual. Ilustrasi sampul album karya Elsha Graciella menghadirkan metafora perjalanan DNA menuju impian mereka, lengkap dengan simbol matahari terbit, kawanan burung, kabel listrik yang semrawut, hingga layangan Bali yang merepresentasikan perjalanan karier dan cita-cita mereka.

Secara musikal, album berdurasi hampir dua jam ini menghadirkan sejumlah kolaborasi menarik. Nama-nama seperti PARKZ, QG, SYEQY, INDAHKUS hingga YB (Reza Oktavian) turut memberi warna dalam berbagai trek. Lagu penutup bertajuk Anomali bahkan menjadi kolaborasi perdana YB dengan lirik penuh berbahasa Indonesia yang dipadukan unsur trap dan sentuhan musik tradisional Jawa Timur.

JayJax menyebut merilis album penuh merupakan mimpi yang akhirnya terwujud. Ia menilai komposisi lagu dalam OURORA berhasil menjaga keseimbangan antara karya yang mudah diterima pasar dengan idealisme musikal yang selama ini ingin mereka tampilkan.

Album ini dibuka melalui Who tf are we yang menjadi pengantar perjalanan DNA, lalu membawa pendengar menjelajahi berbagai dinamika emosi hingga ditutup lewat Anomali. Setiap trek dirancang saling terhubung sehingga membentuk pengalaman mendengarkan yang utuh.

Menjelang perilisan resmi pada 3 Juli 2026, DNA lebih dulu menggelar Press Conference dan Exclusive Listening Party di Jakarta. Acara tersebut turut menghadirkan penampilan spesial yang menjadi gambaran konsep konser dalam rangkaian tur Indonesia mereka, sekaligus menjadi kesempatan pertama bagi para penggemar menikmati lagu-lagu baru dari OURORA.

Sebagai pelengkap peluncuran album, DNA juga memperkenalkan berbagai merchandise eksklusif hasil kolaborasi dengan sejumlah brand, mulai dari kaus, bandana, keychain hingga berbagai aksesori yang merepresentasikan identitas visual OURORA.

Melalui album perdananya ini, DNA berharap dapat membuktikan bahwa mereka bukan hanya dikenal lewat viralitas dan musik klub semata, melainkan juga sebagai musisi yang memiliki visi, eksplorasi, dan kualitas dalam berkarya.

#AlbumBaru #DNA #EDMIndonesia #Hiburan #IndoBounce #JayJax #MisterAloy #MusikIndonesia #OURORA
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleUpacara Hari Bhayangkara Ke-80 Di Polres Pulang Pisau Berlangsung Khidmat Dan Meriah Diwarnai Aksi Defile
Next Article Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Mendapatkan Tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD)
yadi

Related Posts

Pendengar Global Dongkrak Royalti Musisi Indonesia di Spotify

29 Juni 2026 10:11 PM

Dari Garut ke Panggung Dunia, Voice of Baceprot Tampil di Copenhell 2026 Denmark

25 Juni 2026 1:36 PM

Berbalut Hitam, Musisi dan Pencipta Lagu Minta MA Koreksi Regulasi Royalti Musik

24 Juni 2026 4:28 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.