Pulang Pisau – Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, instansi terkait, hingga relawan terus berjibaku memadamkan kebakaran lahan gambut yang melanda Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau. Upaya pemadaman ini dilaporkan berlangsung sengit di tengah kondisi cuaca panas yang disertai angin kencang, Jumat (10/07/2026) Pagi.
Untuk melokalisasi pergerakan api, tim gabungan membagi kekuatan menjadi beberapa titik penanganan. Tim dari Polres Pulang Pisau bersama Polsek Jabiren Raya, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) bergerak menyisir sisi kiri lokasi kebakaran melalui akses Jalan Raya menuju Sungai Kahayan guna melakukan pemadaman titik api aktif dan pendinginan. Sementara itu, tim dari Dinas Kehutanan Provinsi dan KPH mengambil posisi di sisi kanan guna melakukan pemblokiran agar api tidak semakin meluas dan mendekati area pemukiman warga Desa Tumbang Nusa.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Jabiren Raya Ipda David Fiderson Jaya, S.H., menjelaskan bahwa medan gambut yang terbakar memberikan tantangan yang sangat berat bagi seluruh personel di lapangan. “Kondisi di lapangan saat ini api masih menyebar dan belum sepenuhnya dapat dipadamkan. Jarak dari jalan raya menuju lokasi kebakaran mencapai sekitar 2 kilometer dan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki,” ujar Ipda David Fiderson.
Selain kendala jarak, jalur transportasi air yang diandalkan untuk mengangkut peralatan pemadam juga mengalami hambatan serius. Aliran kanal yang surut memaksa para petugas di lapangan untuk mendorong perahu secara manual agar mesin pompa pemadam kebakaran dan perlengkapan lainnya bisa sampai ke titik api. Selain mengandalkan mesin pompa darat dengan sumber air dari Sungai Kahayan dan kanal, proses pemadaman juga diperkuat melalui pemadaman udara dengan menggunakan helikopter Water Bombing.
Hingga menjelang petang, seluruh personel gabungan yang didukung oleh berbagai elemen relawan, termasuk Relawan 658 Palangkaraya, Relawan Bukit Tunggal, Relawan Hiu Putih, serta Damkar BPBPK Palangka Raya, dilaporkan masih bertahan di lokasi. Pihak kepolisian memastikan bahwa rencana tindak lanjut untuk hari berikutnya akan terus difokuskan pada pemblokiran jalur api demi menekan perluasan dampak kebakaran pada lahan gambut tersebut. (Humasrespulpis).
