Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Polsek Cengkareng Bekuk Pengedar dan Sita 2.500 Butir Obat Keras

Lindungi Nasabah dan Fasilitas Keuangan, Polsek Sukamara Gelar Patroli Malam di Kawasan Perbankan

Jaga Keamanan Wilayah hingga Malam, Polsek Pantai Lunci Intensifkan Patroli pada Sejumlah Titik Rawan

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Internasional»Jakarta Catat Sejarah, Jadi Tuan Rumah Perdana Harmony in Diversity Award 2026
Internasional

Jakarta Catat Sejarah, Jadi Tuan Rumah Perdana Harmony in Diversity Award 2026

yadiBy yadi15 Juli 2026 3:25 PM0132 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id | Jakarta – Ibu Kota Indonesia mencatat sejarah sebagai kota pertama yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Harmony in Diversity (HID) Award 2026, ajang penghargaan bergengsi tingkat Asia Tenggara yang mengapresiasi tokoh-tokoh inspiratif dalam memperkuat kohesi sosial, perdamaian, dan harmoni di tengah keberagaman.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, penyelenggaraan HID Award merupakan wujud komitmen bersama negara-negara Asia Tenggara untuk memperkuat solidaritas regional di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

> “Kami memandang acara ini sebagai komitmen kolektif untuk memperkuat perdamaian, persahabatan, serta kohesi sosial di seluruh Asia Tenggara di tengah kondisi geopolitik global yang semakin kompleks,” ujar Pramono saat Welcoming Dinner di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Selasa (14/7).

Mengacu pada Southeast Asian Social Cohesion Radar, Indeks Kohesi Sosial ASEAN saat ini mencapai 72,4 persen. Meski berada pada kategori baik, Pramono menilai diperlukan kolaborasi yang berkelanjutan agar harmoni di kawasan tetap terjaga.

Menurutnya, Harmony in Diversity Award menjadi ruang apresiasi bagi individu-individu yang telah memberikan kontribusi nyata dalam membangun persatuan di tengah keberagaman budaya, agama, etnis, dan bahasa. Dari lebih dari 70 nominasi yang berasal dari berbagai negara Asia Tenggara, terpilih sosok-sosok yang dinilai mampu menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.

Penilaian penghargaan dilakukan menggunakan lima indikator R.A.I.S.E. yang meliputi Relevance, Align, Innovation, Significance, dan Elevate.

Pada penyelenggaraan perdana ini, penghargaan diberikan kepada Kardinal Orlando Beltran Quevedo atas dedikasinya dalam memediasi konflik di Mindanao, Filipina, termasuk melalui peran aktifnya di Bishops-Ulama Conference. Kiprahnya dinilai menjadi contoh nyata bahwa dialog lintas agama dan komunitas mampu membuka jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan.

Pramono menegaskan, semangat harmoni dalam keberagaman telah menjadi identitas Jakarta. Hal itu diwujudkan melalui dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap berbagai perayaan keagamaan dan budaya yang berlangsung sepanjang tahun.

“Mulai dari Christmas Carol Kolosal, perayaan Imlek, parade Ogoh-ogoh, Jakarta Bedug Kolosal, hingga Waisak, semuanya mendapat ruang di kota ini. Keberagaman adalah sumber kekuatan utama Jakarta,” katanya.

Acara jamuan makan malam juga menjadi forum silaturahmi para tokoh penting Asia Tenggara. Sejumlah tamu yang hadir antara lain mantan Presiden Singapura Halimah Yacob, Founder and Chair 5P Global Movement Arsjad Rasjid, serta dua mantan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dan Marty Natalegawa.

Harmony in Diversity Award 2026 berlangsung pada 14–15 Juli 2026, dengan malam penganugerahan dijadwalkan digelar pada 15 Juli 2026 di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta. Penghargaan ini merupakan inisiatif Temasek Foundation (Singapura) bersama 5P Global Movement (Indonesia), yang pertama kali diluncurkan di Singapura pada 1 Agustus 2025.

#ASEAN #AsiaTenggara #HarmonyInDiversity #HIDAward2026 #Indonesia #Jakarta #Keberagaman #KohesiSosial #Perdamaian #PramonoAnung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleLasisi Pictures Perkenalkan Pemeran Utama Sofia, Siap Masuk Tahap Syuting
Next Article KAI Daop 2 Bandung Sesalkan Pengeroyokan Terhadap Petugas Penjaga Perlintasan Sebidang di Leuwigoong Yang Mengingatkan Keselamatan Kepada Pengguna Jalan Raya
yadi

Related Posts

Krakatau dan Karimata Menggema di TIM, JGTC Bidik Lima Panggung untuk Jakarta 500 Tahun

1 Agustus 2026 12:15 PM

Jelang HUT Ke-81 RI, Panitia Menyiapkan Layanan Kesehatan Lengkap untuk Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

31 Juli 2026 9:30 AM

Jakarta Tinggalkan Pola Kumpul-Buang, Sampah Kini Wajib Dipilah dan Diolah

31 Juli 2026 9:25 AM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.