Close Menu
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sinergitas Polsek Banama Tingang Berikan Pembekalan bagi Mahasiswa KKN Universitas Palangka Raya

Polres Pulang Pisau Dekatkan Akses Layanan Kepolisian Terpadu Melalui Program HAPAKAT di Jabiren Raya

Cegah Karhutla, Polsek Kahayan Kuala Gencarkan Edukasi Larangan Membakar Lahan kepada Warga

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
Analis
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
You are at:Home»Terkini»DJKI Gandeng BPI Lindungi Karya Film dari Pembajakan
Terkini

DJKI Gandeng BPI Lindungi Karya Film dari Pembajakan

yadiBy yadi16 Juli 2026 7:55 PM092 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id  | Jakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum bersama Badan Perfilman Indonesia (BPI) memperkuat sinergi untuk meningkatkan pelindungan hak cipta di industri perfilman. Langkah tersebut mengemuka dalam audiensi yang berlangsung di Gedung DJKI, Jakarta, Kamis (16/7/2026), dengan fokus pada revisi Undang-Undang Hak Cipta, penanganan pembajakan film, hingga penguatan koordinasi penegakan hukum.

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Hermansyah Siregar menegaskan, DJKI menyambut berbagai masukan dari BPI sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem hak cipta nasional. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat tetap penting, namun harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum yang lebih efektif.

Hermansyah mengusulkan agar kerja sama antara DJKI dan BPI diformalkan melalui nota kesepahaman atau perjanjian kerja sama. Dengan mekanisme tersebut, koordinasi penanganan pelanggaran hak cipta diharapkan menjadi lebih cepat dan terintegrasi.

Ia mengungkapkan, hingga akhir 2025 DJKI telah memblokir 1.004 situs yang terbukti melanggar hak cipta. Memasuki Semester I 2026, ratusan situs lain kembali diblokir. DJKI juga telah menerapkan layanan pemblokiran selama 24 jam untuk merespons laporan pelanggaran yang bersifat mendesak, termasuk terkait siaran langsung dan konten digital yang merugikan pemegang hak cipta.

Selain itu, Hermansyah memastikan berbagai usulan BPI mengenai revisi Undang-Undang Hak Cipta akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut bersama DPR. Namun, ia mengingatkan bahwa penindakan pidana terhadap pembajakan masih mengacu pada mekanisme delik aduan, sehingga memerlukan laporan dari pihak yang dirugikan.

Sementara itu, Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia Fauzan Zidni menyampaikan lima rekomendasi utama dalam revisi UU Hak Cipta. Rekomendasi tersebut mencakup penguatan sanksi pidana bagi pelaku pembajakan, penerapan kebijakan terhadap pelanggar berulang di platform digital, penerapan dynamic injunction untuk memblokir situs cermin (mirror site), pelindungan hak publisitas dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI), serta kewajiban penyedia layanan AI menyaring akses yang berpotensi mengarahkan pengguna ke sumber pembajakan.

Menurut Fauzan, revisi regulasi menjadi momentum penting untuk memperkuat pelindungan terhadap pelaku industri kreatif sekaligus memberikan efek jera bagi para pelaku pembajakan.

Dalam pertemuan itu, BPI juga menyoroti maraknya pembajakan film melalui platform digital dan media sosial. Organisasi tersebut berharap percepatan mekanisme pemblokiran, penguatan regulasi, serta sinergi antara pemerintah dan industri perfilman mampu menciptakan iklim yang lebih kondusif bagi perkembangan industri film nasional.

#BadanPerfilmanIndonesia #DJKI #FilmIndonesia #HakCipta #IndustriFilm #KekayaanIntelektual #KementerianHukum #PembajakanFilm #UUHakCipta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleDenny Sumargo Hidupkan Kisah Nyata Fanny-Hajime di Film Baby Udon
Next Article Perkuat Pendekatan Persuasif kepada Debitur, BRI Finance Catat Penurunan Penarikan Kendaraan 78,72%
yadi

Related Posts

Sinergitas Polsek Banama Tingang Berikan Pembekalan bagi Mahasiswa KKN Universitas Palangka Raya

17 Juli 2026 10:17 PM

Polres Pulang Pisau Dekatkan Akses Layanan Kepolisian Terpadu Melalui Program HAPAKAT di Jabiren Raya

17 Juli 2026 10:16 PM

Cegah Karhutla, Polsek Kahayan Kuala Gencarkan Edukasi Larangan Membakar Lahan kepada Warga

17 Juli 2026 10:13 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.