Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Modus Pindahkan Besi Pakai Mobil Crane, Tim Opsnal Polsek Cikande Bekuk Komplotan Pencuri Besi Ulir Senilai Rp 135 Juta

CEGAH KERUSAKAN LINGKUNGAN SEBAB ILLEGAL MINING POLSEK KAPUAS HULU LAKUKAN IMBAUAN KEPADA WARGA

POLSEK KAPUAS HULU RUTIN LAKUKAN IMBAUAN ILLEGAL MINING KEPADA WARGA CEGAH RUSAKNYA LINGKUNGAN

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Nasional»Ketika Dangdut Jadi Inspirasi Dessert: Kemenekraf Dukung Jakarta Dessert Week 2026
Nasional

Ketika Dangdut Jadi Inspirasi Dessert: Kemenekraf Dukung Jakarta Dessert Week 2026

yadiBy yadi7 Agustus 2026 1:37 PM0123 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id | Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) melihat Jakarta Dessert Week (JDW) 2026 sebagai ajang yang tidak hanya mempromosikan kuliner, tetapi juga memperkuat kolaborasi lintas subsektor ekonomi kreatif sekaligus memperkenalkan gastronomi Indonesia di tingkat internasional.

Hal tersebut mengemuka dalam audiensi Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dengan jajaran penyelenggara Jakarta Dessert Week di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (6/8).

Menurut Teuku Riefky, perkembangan JDW yang kini memasuki penyelenggaraan kedelapan menunjukkan besarnya potensi subsektor kuliner untuk berkolaborasi dengan musik, desain, seni, hingga berbagai sektor kreatif lainnya. Festival yang setiap tahun mengusung tema berbeda dinilai mampu melahirkan inovasi sekaligus memperluas ruang kolaborasi bagi para pelaku industri kreatif.

“Ini ide yang luar biasa karena mampu mengintegrasikan chef, pelaku industri, masyarakat, hingga pemerintah dalam satu ekosistem. Kami siap memfasilitasi koordinasi dengan kementerian, lembaga, maupun pihak terkait agar penyelenggaraan Jakarta Dessert Week memberi dampak yang semakin besar bagi ekonomi kreatif,” ujar Teuku Riefky.

Penyelenggara menjelaskan, Jakarta Dessert Week yang pertama kali digelar pada 2019 kini telah berkembang ke Medan dan Bandung serta menjadi bagian dari GADO GADO Cultural Network, jejaring berbagai festival kreatif nasional.

Tahun ini, JDW akan berlangsung pada 1–20 September 2026 dengan mengangkat tema “Dangdut” sebagai representasi budaya populer Indonesia. Tema tersebut akan diterjemahkan ke dalam kreasi dessert, identitas visual, hingga rangkaian acara seperti Industry and Media Gathering, City Takeover, Dessert Markt, dan Golden Swirl Awards 2026.

Co-Founder Jakarta Dessert Week, Manpalagupta Sitorus, mengatakan tema “Dangdut” dipilih untuk memperluas kolaborasi antara dunia kuliner dengan musik, desain, dan seni sehingga festival tidak lagi hanya berfokus pada hidangan penutup.

“Jakarta Dessert Week tidak lagi hanya berbicara tentang dessert. Kami ingin membangun kolaborasi lintas subsektor ekonomi kreatif melalui tema yang dekat dengan budaya Indonesia. Dukungan Kementerian Ekraf menjadi langkah penting untuk memperluas dampak kolaborasi tersebut,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Ekraf akan menjajaki kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri guna memperkenalkan Jakarta Dessert Week melalui jaringan perwakilan diplomatik Indonesia di berbagai negara sebagai bagian dari promosi gastronomi nasional.

Selain itu, Kementerian Ekraf juga membuka peluang kolaborasi dengan Direktorat Musik untuk memperkuat implementasi tema “Dangdut” dalam penyelenggaraan festival.

“Pengenalan gastronomi dapat menjadi bagian dari soft diplomacy Indonesia. Melalui jejaring kedutaan, Jakarta Dessert Week bisa menjadi etalase ekonomi kreatif Indonesia di mata dunia,” ujar Teuku Riefky.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas gagasan pembentukan Jakarta Creative and Cultural Month, sebuah inisiatif yang akan mengintegrasikan berbagai festival kreatif ke dalam satu kalender promosi bersama. Langkah ini diharapkan semakin memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi festival kreatif sekaligus memperluas eksposur gastronomi Indonesia melalui kolaborasi lintas subsektor ekonomi kreatif.

(Phyd)

#EkonomiKreatif #WonderfulIndonesia CreativeEconomy Dangdut GastronomiIndonesia JakartaDessertWeek2026 JDW2026 KementerianEkraf KulinerIndonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleKapolres Murung Raya Hadiri Apel Siaga Karhutla, Perkuat Sinergi dan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla
Next Article Antisipasi Premanisme, Personel KRYD Polres Barsel Lakukan Patroli Dialogis Sambangi Warga Masyarakat
yadi

Related Posts

Panglima TNI Sambut Kepulangan Satgas Kizi TNI Konga XX-V MONUSCO

7 Agustus 2026 7:50 AM

Panglima TNI dan Menko Polkam Minta Warga Jaga Kondusivitas

6 Agustus 2026 9:12 AM

Panglima TNI dan Menhan Cek Kesiapan 12 Ribu Prajurit di Latihan Terintegrasi TNI 2026

6 Agustus 2026 9:04 AM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.