Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Beautiful Pain, Drama Psikologis yang Mengajarkan Luka Tak Selalu Berakhir dengan Kehancuran

TNI AL Perkuat Sinergi Berantas Penyelundupan Narkotika di Kepri

Pengguna ATM BNI Diimbau Lebih Waspada Saat Bertransaksi Malam Hari

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»Gubernur Mahyeldi Blak-blakan Dukung Geothermal, Sumatera Barat Target Green Province 2026
Terkini

Gubernur Mahyeldi Blak-blakan Dukung Geothermal, Sumatera Barat Target Green Province 2026

hartonoBy hartono21 Agustus 2026 6:18 AM0163 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

 

Jakarta, Analisnews.co.id, – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, secara blak-blakan menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengembangan energi panas bumi (geothermal) di wilayahnya. Pernyataan tegas itu disampaikan usai menghadiri The Opening Ceremony of The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026

Di hadapan para pemangku kepentingan energi nasional, Mahyeldi menegaskan bahwa Sumatera Barat telah mengemas komitmennya dalam visi Green Province atau Provinsi Hijau. Energi bersih, termasuk panas bumi, tenaga air, dan surya, menjadi fokus utama pembangunan ke depan. Bahkan, ia menyebut pengembangan energi panas bumi permukaan laut di kawasan Mentawai juga sedang dikaji.

“Alhamdulillah kita salah satu yang menandatangani dengan hadirkan menteri ESDM kaitan dengan pemanfaatan panas bumi. Kita konsen dengan geotermal dan itu sudah kita kemas dengan Green Province,” ujar Mahyeldi.

Potensi Melimpah, Pemanfaatan Baru 5 Persen

Sumatera Barat menyimpan kekayaan energi panas bumi yang sangat besar. Berdasarkan data Dinas ESDM provinsi, potensi geothermal mencapai 1.651 megawatt (MW) yang tersebar di 22 titik di tujuh kabupaten, meliputi Pasaman, Pasaman Barat, Tanah Datar, Agam, Solok, dan Solok Selatan . Namun, pemanfaatannya masih sangat minim.

“Kita baru 5 persen yang kita manfaatkan, masih banyak lagi,” ungkap Mahyeldi, menyoroti rendahnya kapasitas terpasang yang saat ini baru sekitar 86 MW di PLTP Muara Laboh, Solok Selatan .

Tantangan dan Aksi Percepatan

Tantangan utama yang dihadapi, menurut Gubernur, adalah tingginya biaya investasi awal (capital cost) yang mencapai jutaan dolar per megawatt serta perlunya kepastian iklim investasi. Untuk itu, ia berharap ada percepatan penawaran wilayah kerja panas bumi dan dukungan penuh dari kementerian terkait.

“Tantangannya dan tentu pihak pengusahanya yang perlu kita dapatkan, sehingga ketersediaan listrik kita di pemanfaatan energi baru terbarukan ini akan lebih maksimal ke depannya,” tegasnya.

Langkah nyata telah terlihat. Proyek PLTP Muara Laboh Unit-2 dengan kapasitas 80 MW yang dikelola PT Supreme Energy Muara Laboh (SEML) tengah berjalan dengan investasi USD 490 juta dan ditargetkan beroperasi pada akhir 2027 . Selain itu, pengeboran sumur eksplorasi Bonjol oleh Medco Power di Pasaman Barat dan penugasan survei pendahuluan di wilayah Cubadak Panti oleh Pertamina Geothermal (PGEO) juga menjadi bukti percepatan yang didorong Pemprov .

Harapan untuk Masa Depan Energi Bersih

Dengan kehadirannya di IIGCE 2026 yang mengusung tema “Energy Self-Sufficiency for a Stronger Indonesia” , Mahyeldi berharap forum ini dapat membuka pintu lebih lebar bagi investasi. Selain memperkuat ketahanan energi dan mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060, pengembangan geothermal diharapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah .

“Harapan kita ke depan akan lebih banyak lagi investor dan dukungan pada kementerian dan juga ada percepatan-percepatan karena kita punya 7 kabupaten dan juga ada 22 titik untuk geotermal ini,” pungkas Mahyeldi.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticlePolda Banten Ungkap 6 Lokasi Tambang Ilegal dan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 7 Tersangka Ditahan
Next Article Gedung Baru Kedutaan Besar India di Jakarta Akan Mulai Beroperasi September, Tandai Babak Baru Hubungan Bilateral
hartono

Related Posts

TNI AL Perkuat Sinergi Berantas Penyelundupan Narkotika di Kepri

22 Agustus 2026 6:01 AM

Pengguna ATM BNI Diimbau Lebih Waspada Saat Bertransaksi Malam Hari

21 Agustus 2026 10:32 PM

Patroli Malam Sat Samapta Perkuat Pengawasan Sekitar Lapas Kelas III Sukamara

21 Agustus 2026 10:32 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.