Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Munjirin Dorong Festival Batu Penggilingan Jadi Ruang Pelestarian Budaya dan UMKM

RRI Bentuk Satgas Pengembangan dan Penguatan Jurnalisme Berkualitas

Wujud Kepedulian Polri Polsek Kapuas Hilir Laksanakan Giat Bakti Sosial Kepada Warga Kurang Mampu

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»Sumbar Raih Penghargaan Pendukung Investasi Panas Bumi dari Kementerian ESDM
Terkini

Sumbar Raih Penghargaan Pendukung Investasi Panas Bumi dari Kementerian ESDM

hartonoBy hartono24 Agustus 2026 3:34 PM044 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

 

Jakarta, Analisnews.co.id, — Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) dalam mendorong pengembangan energi panas bumi mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menganugerahkan penghargaan sebagai Pemerintah Provinsi Pendukung Investasi Panas Bumi kepada Sumbar dalam rangkaian The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (20/8/2026).

Penghargaan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, mewakili Gubernur Mahyeldi Ansharullah. IIGCE 2026 sendiri merupakan forum internasional yang diselenggarakan oleh Asosiasi Panasbumi Indonesia (API/INAGA) pada 19–21 Agustus 2026, menjadi ajang tahunan terbesar di dunia yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, investor, akademisi, dan pemangku kepentingan sektor panas bumi.

—

Apresiasi atas Iklim Investasi yang Kondusif

Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto, menyatakan penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi Pemprov Sumbar untuk terus menciptakan iklim yang kondusif bagi pengembangan energi panas bumi secara berkelanjutan.

“Penghargaan ini tentu menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kita untuk terus menciptakan iklim yang mendukung pengembangan dan investasi panas bumi secara berkelanjutan,” ujar Helmi.

Gubernur Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa capaian ini merupakan validasi atas kebijakan strategis Pemprov Sumbar dalam memajukan energi baru dan terbarukan. Menurutnya, pengembangan energi bersih tidak hanya berkaitan dengan ketahanan energi, tetapi juga membuka peluang investasi dan penciptaan nilai ekonomi bagi daerah serta masyarakat.

“Pengembangan energi bersih harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi sangat penting,” ujar Mahyeldi.

—

Potensi Geothermal Sumbar: 1.651 MW yang Tersebar di 22 Titik

Sumbar memiliki kekayaan sumber daya panas bumi yang melimpah. Berdasarkan data Badan Geologi Kementerian ESDM, potensi geothermal Sumbar tercatat mencapai sekitar 1.651 megawatt (MW) yang tersebar di 22 titik pada tujuh kabupaten. Namun, pemanfaatannya hingga kini baru sekitar 5 persen, sehingga masih terbuka ruang yang sangat besar untuk pengembangan investasi energi bersih.

Beberapa wilayah dengan potensi panas bumi yang signifikan antara lain:

· Cubadak Panti (Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat): estimasi possible reserve mencapai 77 MWe. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) telah memperoleh Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) di kawasan ini.
· Kabupaten Pasaman Barat: potensi 57 MWe
· Koto Baru Marapi (Kabupaten Tanah Datar): potensi 50 MWe
· Marapi: potensi 50 MW
· Maninjau (Kecamatan Tanjung Raya): potensi 25 MW
· Balun: potensi diperkirakan 40 MW

—

Dukungan Investasi dan Dampak Ekonomi bagi Daerah

Helmi menegaskan, panas bumi merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang memiliki prospek besar untuk mendukung ketahanan energi sekaligus mempercepat transisi menuju energi yang lebih bersih. Pemprov Sumbar berkomitmen untuk terus mendorong sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya agar pengembangan panas bumi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Sekdaprov Arry Yuswandi menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi Pemprov Sumbar untuk terus memperkuat dukungan terhadap investasi panas bumi. Pihaknya berkomitmen untuk mempermudah iklim investasi panas bumi dengan memperkuat koordinasi dan fasilitasi sesuai kewenangan daerah.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kita untuk terus memberikan dukungan terhadap pengembangan investasi panas bumi di Sumatera Barat,” ujar Arry.

Pengembangan potensi panas bumi diharapkan tidak hanya memperkuat bauran energi terbarukan nasional, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi daerah melalui investasi, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar wilayah pengembangan.

—

Momentum Menuju Green Province

Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa Sumbar telah menyatakan komitmen dalam pemanfaatan panas bumi dan mengemasnya dalam konsep Green Province. Penghargaan dari Kementerian ESDM menjadi dorongan bagi Sumbar untuk mempertahankan dan meningkatkan komitmen dalam mendukung investasi energi terbarukan.

“Alhamdulillah, kita termasuk salah satu daerah yang sudah menyatakan komitmen dalam pemanfaatan panas bumi. Kita memang konsen dengan geothermal dan itu sudah kita kemas dalam konsep Green Province,” kata Mahyeldi.

Bagi Pemprov Sumbar, penghargaan ini bukanlah garis finis, melainkan momentum untuk meningkatkan kualitas dukungan terhadap investasi energi bersih. Ke depan, sinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat agar potensi panas bumi dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah dan masyarakat, sekaligus mendukung transisi energi nasional menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleKapolri Bersama DPR RI Tinjau Pengungsi Gempa Reo dan Serahkan Bantuan Sembako
Next Article Polsek Manuhing dan Petani Panen 8 Ton Jagung, Dukung Program Pangan Pemerintah
hartono

Related Posts

Munjirin Dorong Festival Batu Penggilingan Jadi Ruang Pelestarian Budaya dan UMKM

24 Agustus 2026 4:47 PM

RRI Bentuk Satgas Pengembangan dan Penguatan Jurnalisme Berkualitas

24 Agustus 2026 4:43 PM

Wujud Kepedulian Polri Polsek Kapuas Hilir Laksanakan Giat Bakti Sosial Kepada Warga Kurang Mampu

24 Agustus 2026 4:43 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.