Tapanuli Utara – analisnews.co.id
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral di Lingkungan Pemkab Tapanuli Utara. Acara yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Kominfo Taput ini dibuka secara resmi pada Rabu (16/9/2026).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., yang diwakili oleh Asisten Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah, Binhot Aritonang.
Dalam bimbingan dan arahan Bupati yang dibacakan oleh Binhot Aritonang, Pemkab Taput menegaskan bahwa kevalidan, akurasi, dan kematangan data merupakan fondasi utama dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah yang presisi dan tepat sasaran.
”Persoalan utama dalam pembangunan daerah sering kali bersumber dari kematangan dan validitas data. Melalui penguatan statistik sektoral ini, kita berharap dapat mempertajam seluruh program prioritas pemerintah daerah, terutama dalam memberikan pelayanan dan pembangunan bagi masyarakat,” ujar Binhot menyampaikan amanat Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya keberlanjutan (sustainability) dalam pengelolaan data di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pimpinan OPD diimbau untuk menunjuk petugas pengelola data secara konsisten serta menetapkannya melalui Surat Keputusan (SK) resmi agar proses pembaruan data tidak terhambat saat terjadi pergeseran atau pergantian personel.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tapanuli Utara, Donna Situmeang, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Diskominfo memegang peran sentral sebagai Wali Data daerah. Donna mengajak seluruh OPD sebagai Produsen Data untuk membangun komitmen bersama dalam menyajikan data sektoral yang akurat.
”Statistik sektoral adalah data yang menggambarkan kondisi nyata di setiap sektor urusan pemerintahan dan menjadi dasar pengambilan kebijakan. Sebagai contoh, data stunting dan imunisasi di Dinas Kesehatan, data persekolahan di Dinas Pendidikan, hingga data infrastruktur di Dinas PUTRHub,” terang Donna.
Donna juga mengimbau pimpinan OPD untuk menjaga kesinambungan petugas pengelola data yang diutus dalam kegiatan koordinasi maupun pelatihan.
”Kami berharap petugas yang dikirimkan berkesinambungan agar ada progress dalam pengumpulan dan entri data, sehingga data kita selalu up-to-date dan terintegrasi dengan baik bersama Bappedalitbang,” tambahnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Taput, Rimbun Situmorang, dalam laporan pelaksanaannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu Rabu dan Kamis, 16–17 September 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 26 OPD di lingkungan Pemkab Taput yang membidangi fungsi pengumpulan, pengolahan, pengelolaan, serta penyajikan data statistik sektoral. Adapun narasumber berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tapanuli Utara yang dipimpin Plt. Kepala BPS Taput, Wivo Prawiska Sinaga serta dari Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Taput Kristina Nahampun.
”Tujuan utama sosialisasi ini adalah memberikan pengetahuan, pemahaman, dan tata cara penyelenggaraan statistik sektoral kepada para produsen data di OPD. Dengan demikian, Pemkab Taput dapat menghasilkan data statistik yang berkualitas, akurat, relevan, serta mudah diakses oleh pihak yang membutuhkan,” jelas Rimbun Situmorang.
Melalui penyelenggaraan sosialisasi ini, Pemkab Tapanuli Utara berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola data daerah demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis data (data-driven decision making).(ABB)
