Analisnews.co.id | JAKARTA, 19 September 2016 — Musik tak selalu soal nada, lirik, dan popularitas. Bagi pencipta lagu Ronny Gadhuh, musik juga bisa menjadi media untuk menyampaikan pesan kebaikan dan mempertemukan masyarakat yang berbeda latar belakang.
Pandangan itu disampaikan Ronny saat memberikan apresiasi terhadap Yayasan Teras Kebhinekaan yang memberikan ruang bagi para musisi untuk berkarya melalui sayembara nada, notasi lagu Iqro dengan berbagai genre
Pencipta lagu Antara Penang Jakarta yang pernah dipopulerkan Poppy Mercury itu mengaku bangga melihat adanya ruang kreativitas yang menggabungkan musik dengan nilai pendidikan, sosial, dan keagamaan.
“Saya turut sangat bangga sekali karena dari sisi berkarya, ini untuk menyebarkan syiar Iqro kepada seluruh masyarakat luas. Saya juga sangat mendukung sekali,” ujar Ronny.
Menurut Ronny, kegiatan semacam ini penting karena musisi tidak hanya membutuhkan panggung untuk tampil, tetapi juga ruang untuk melahirkan karya yang memiliki pesan dan manfaat bagi masyarakat.
Ia berharap sayembara lagu Iqro bukan menjadi kegiatan sesaat. Ronny ingin dari berbagai kegiatan yang dilakukan Yayasan Teras Kebhinekaan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia.
“Semoga ke depannya segala kegiatan yang diadakan Teras ini betul-betul bisa membuat semua yang ada itu menjadi lebih baik, khususnya untuk negeri kita Indonesia yang berbagai suku,” katanya.
Musik di Tengah Kebhinekaan
Ronny melihat keberagaman Indonesia sebagai kekuatan yang perlu terus dirawat. Perbedaan suku, agama, latar belakang sosial maupun pendidikan, menurutnya, semestinya dapat dipertemukan melalui kegiatan yang membangun.
Dalam gagasan menuju Indonesia Emas 2045, Yayasan Teras Kebhinekaan membawa sejumlah nilai, yakni Iqra, rahmah, ukhuwah, dan al-‘Adl.
Iqra menjadi simbol kecerdasan kolektif, rahmah menekankan kebaikan dan empati, ukhuwah memperkuat persatuan, sedangkan al-‘Adl berkaitan dengan kesejahteraan yang merata.
Nilai-nilai tersebut diarahkan untuk membangun Indonesia yang bukan hanya maju secara teknologi dan ekonomi, tetapi juga tetap memiliki fondasi kemanusiaan yang kuat.
Bagi Ronny, musik dapat mengambil bagian dalam proses tersebut.
Lewat lagu, pesan yang terkadang sulit disampaikan dalam bentuk formal bisa menjangkau masyarakat dengan cara yang lebih dekat dan mudah diterima.
Karena itu, ia berharap semangat berkarya dalam sayembara lagu Iqro dapat terus tumbuh.
“Dalam kebhinekaan, telah memberikan apa pun, sosial, agama, pendidikan, dan masih banyak yang lainnya. Hidup kemerdekaan, semoga jaya selalu ke depannya,” ujar Ronny.
Dari tangan para pencipta lagu, pesan tentang kebhinekaan, pendidikan, persaudaraan, dan kebaikan pun diharapkan tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi menjelma menjadi karya yang bisa didengar dan dirasakan masyarakat luas.(Phyd)
Redaksi
