Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Petugas Piket Jaga Polsek Kapuas Murung, Laksanakan Giat Siaga Mako Cek Barang Inventaris Dinas Dan Ruang Tahanan

Ferry Irawan: Jamaah Umrah adalah Tamu Allah, Pemerintah Perlu Permudah Biaya Ibadah ke Tanah Suci

Antisipasi Dampak Kabut Asap,Yayasan Pelita Kita Bersama Mengajak Dinas Kesehatan P2KB Taput Bagikan Masker.

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Daerah»Amankan FIFA ASEAN Cup 2026, Polri Terjunkan 5.641 Personel di Jakarta dan Bandung
Daerah

Amankan FIFA ASEAN Cup 2026, Polri Terjunkan 5.641 Personel di Jakarta dan Bandung

yadiBy yadi22 September 2026 8:31 PM0143 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id | JAKARTA — Polri mengerahkan 5.641 personel untuk mengamankan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026 di dua stadion, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat.

Wakil Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Waastamaops) Irjen Laksana mengatakan, ribuan personel yang disiapkan terdiri atas unsur pimpinan dan staf serta personel dari Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat.

“Mengerahkan sebanyak 5.641 personel yang terdiri dari 102 personel pimpinan dan staf, 3.834 personel di wilayah Polda Metro, dan 1.705 personel di wilayah Polda Jawa Barat,” kata Laksana dalam apel gelar pasukan di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (21/9/2026).

Menurut Laksana, pengamanan tidak hanya difokuskan di dalam dan sekitar stadion. Polri juga mengamankan seluruh objek serta jalur yang berkaitan dengan rangkaian pertandingan.

Pengamanan mencakup titik kedatangan, akomodasi, lokasi latihan, rute pergerakan tim, titik konsentrasi suporter, kantong parkir, objek vital, hingga lokasi lain yang dinilai memiliki potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Sejumlah potensi kerawanan juga menjadi perhatian, antara lain kepadatan penonton, dinamika antar-suporter, penggunaan atribut yang tidak sesuai ketentuan, serta kepatuhan terhadap tiket dan aturan barang bawaan.

“Laksanakan pengamanan secara berlapis serta pemeriksaan tiket, orang, barang bawaan, serta sterilisasi terhadap venue, hotel, lokasi latihan, dan rute pergerakan pemain maupun ofisial,” ujar Laksana.

Polri juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap kepadatan lalu lintas yang dapat terjadi akibat tingginya mobilitas massa dan suporter. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional, disertai penyiapan jalur alternatif dan kantong parkir.

Selain itu, faktor kedaruratan seperti cuaca ekstrem, kebakaran, kondisi medis, hingga perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau turut menjadi perhatian dalam pengamanan.

“Laksanakan rekayasa lalu lintas secara situasional, siapkan jalur alternatif dan kantong parkir, serta lakukan deteksi dini dan penyelenggaraan terhadap kelompok suporter untuk pengendalian pergerakan massa sejak kedatangan hingga kepulangan,” kata Laksana.

Untuk memperkuat deteksi dini, jajaran kepolisian juga diminta meningkatkan patroli terbuka maupun tertutup di titik-titik rawan kriminalitas. Pengawasan dilakukan pula melalui patroli siber dan pemantauan media sosial.

“Tingkatkan patroli terbuka maupun tertutup pada titik rawan kriminalitas, patroli siber dan monitoring media sosial, serta kesiapan pengamanan antiteror, penjinak bom, dan antidrone,” imbuhnya.

Laksana menegaskan, keberhasilan pengamanan tidak semata-mata diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga dari terjaminnya keselamatan seluruh pihak yang terlibat.

“Keberhasilan pengamanan FIFA Asian Cup 2026 bukan hanya diukur dari terselenggaranya pertandingan tanpa gangguan, tetapi juga ditentukan oleh terjaminnya keselamatan pemain, ofisial, suporter, masyarakat, dan kelancaran mobilitas, kualitas pelayanan, serta terciptanya rasa aman di seluruh rangkaian kegiatan,” pungkas Laksana. (Phyd)

Redaksi

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleLaksanakan Giat Patroli Rutin Pada Malam Hari Personil Polsek Kapuas Murung Di Objek Vital Dan Tempat Berkumpulnya Masyarakat
Next Article Jaringan Advokasi Soroti Perubahan Desil DTSEN, Minta Hak Warga Dilindungi
yadi

Related Posts

Asap Tebal Hambat Pemantauan Drone, Tim Gabungan Lakukan Ground Check Titik Panas di Gunung Mas

15 Oktober 2026 2:43 PM

Kapolres Gunung Mas Hadiri Kunjungan Kerja Kajati Kalimantan Tengah, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

15 Oktober 2026 2:42 PM

Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Kota Sinema: Budaya Lokal Menembus Panggung Dunia

15 Oktober 2026 2:22 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.