KAPUAS BARAT – Menanggapi kemunculan titik api (hotspot) di beberapa titik, tim gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terdiri dari Polsek Kapuas Barat, TNI, instansi terkait, dan relawan bergerak cepat melakukan aksi pemadaman di empat lokasi wilayah Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Kamis (15/10/2026).
Adapun empat lokasi terdeteksi karhutla yang menjadi sasaran aksi pemadaman tim gabungan tersebut meliputi Kelurahan Mandomai, Desa Maju Bersama, Desa Teluk Hiri, dan Desa Penda Ketapi.
Dengan sigap dan mengandalkan kerja sama antar-instansi, personel gabungan bahu-membahu menembus medan guna memadamkan kobaran api serta melakukan proses pendinginan (ground check) untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menimbulkan kepulan asap susulan.
Kapolres Kapuas melalui Kapolsek Kapuas Barat, Ipda Siswono Tri Soemantri, S.H., M.M., menegaskan bahwa sinergi dan kolaborasi lintas instansi menjadi kunci utama dalam merespon cepat dan menanggulangi ancaman Karhutla di wilayah hukum Polsek Kapuas Barat.
“Sinergi lintas instansi sangat krusial dalam upaya mitigasi dan penanggulangan Karhutla. Begitu terdeteksi adanya titik api di Kelurahan Mandomai, Desa Maju Bersama, Desa Teluk Hiri, dan Desa Penda Ketapi, tim gabungan langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh personel gabungan dan dukungan masyarakat di lapangan,” ujar Ipda Siswono Tri Soemantri, S.H., M.M.
Lebih lanjut, Kapolsek Kapuas Barat kembali memberikan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun demi mencegah terulangnya kejadian serupa yang berpotensi merusak lingkungan dan mengganggu kesehatan.(Rnd)
