Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pendaftaran 23 Oktober, DLH DKI Buka 264 Lowongan Padat Karya Tanpa Syarat Ijazah

Mengupas Sisi Rapuh Cinta, Bernardus Raka Hadirkan Kisah Emosional dalam Film Pendek Cerita Seperjalanan

OPTIMALKAN PENGAMANAN INTERNAL, POLSEK KAPUAS HULU TINGKATKAN SIAGA MAKO MALAM

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»TV & Drama»Mengupas Sisi Rapuh Cinta, Bernardus Raka Hadirkan Kisah Emosional dalam Film Pendek Cerita Seperjalanan
TV & Drama

Mengupas Sisi Rapuh Cinta, Bernardus Raka Hadirkan Kisah Emosional dalam Film Pendek Cerita Seperjalanan

yadiBy yadi23 Oktober 2026 11:25 PM094 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id | JAKARTA — Ketakutan tidak selalu mudah diungkapkan, bahkan kepada orang yang paling dekat. Persoalan itulah yang diangkat sutradara Bernardus Raka dalam film pendek Cerita Seperjalanan, sebuah kisah tentang hubungan, komunikasi, dan keberanian menghadapi kecemasan bersama orang terkasih.

Berkolaborasi dengan Toyota Astra Motor, film berdurasi 20 menit tersebut melakukan pemutaran perdana dalam ajang Jakarta Film Week 2026 di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Film ini mengikuti perjalanan Rava (Wafda Saifan) dan Yara (Amanda Rawles), sepasang kekasih yang tengah mempersiapkan lamaran. Namun, kebahagiaan yang seharusnya menyertai rencana tersebut perlahan berubah menjadi kegelisahan ketika Rava terlihat tidak serius mempersiapkannya.

Sikap Rava memunculkan kecurigaan dalam diri Yara. Di balik perubahan perilakunya, Rava ternyata menyimpan sesuatu yang belum mampu ia ungkapkan. Situasi itu membuat hubungan mereka berada dalam ketidakpastian, sementara kabin mobil menjadi ruang intim bagi keduanya untuk membicarakan perasaan yang selama ini terpendam.

Melalui konflik tersebut, Bernardus Raka menyoroti bagaimana ketakutan dapat memengaruhi hubungan ketika seseorang kesulitan mengomunikasikan apa yang sebenarnya dirasakan. Persoalan bukan semata-mata tentang apa yang disembunyikan, melainkan juga tentang bagaimana keheningan dan prasangka dapat menciptakan jarak di antara dua orang yang saling mencintai.

Tantangan membangun emosi dalam 20 menit

Dengan durasi yang relatif singkat, Cerita Seperjalanan menghadapi tantangan untuk menghadirkan karakter yang kompleks tanpa bergantung sepenuhnya pada dialog.

Amanda Rawles mengungkapkan, proses persiapan film menjadi tantangan tersendiri. Waktu produksi yang terbatas menuntut para pemain dan sutradara menemukan cara agar pergulatan batin karakter tetap terasa kuat di layar.

Sesi pembacaan naskah yang semula direncanakan berlangsung satu kali bahkan ditambah atas kesepakatan Amanda dan Wafda Saifan demi memperdalam karakter masing-masing.

“Saat persiapan film ini, sebenarnya kami agak khawatir dan terasa cukup menantang, karena dengan durasi 20 menit dan persiapan yang singkat, gimana caranya kita supaya bisa menciptakan karakter yang kompleks. Beberapa bagian tidak banyak dialog, tetapi perasaannya harus tersampaikan,” ujar Amanda.

Ia mengapresiasi dukungan Bernardus Raka dan Wafda selama proses produksi yang membantunya menjalani adegan-adegan emosional dengan lebih leluasa.

Bagi Wafda, karakter Rava juga memiliki kedekatan personal. Tokoh tersebut mengingatkannya pada pengalaman ketika meniti karier, sehingga ia memiliki alasan tersendiri untuk terlibat dalam proyek film ini.

Proses praproduksi berlangsung pada Juni hingga Juli 2026, sebelum pengambilan gambar dilaksanakan pada Agustus 2026.

Toyota Astra Motor memberi ruang bagi cerita

Kolaborasi dengan Toyota Astra Motor menjadi bagian lain dari perjalanan produksi film ini. Perusahaan tersebut melihat perkembangan industri perfilman Indonesia sebagai peluang untuk turut mendukung ekosistem kreatif dan para seniman lokal.

Creative Director Elias Marendra mengapresiasi ruang yang diberikan Toyota Astra Motor kepada tim kreatif untuk mengembangkan cerita tanpa kehilangan relevansinya dengan pihak yang mendukung produksi.

Menurut Elias, keleluasaan tersebut menjadi pengalaman yang berbeda dari pola kerja periklanan yang kerap menempatkan tuntutan komersial sebagai pertimbangan utama.

“Sebagai orang dengan background periklanan, biasanya brand cenderung memberikan beban komersial ke tim kreatif, tetapi saya sangat bersyukur Toyota Astra Motor memberikan ruang secara luas. Saat saya menanyakan feedback ke Toyota Astra Motor, brand malah menanyakan balik kira-kira what’s best for the movie?” ujar Elias.

Ia menilai pendekatan tersebut memungkinkan film tetap memiliki relevansi bagi brand sekaligus mempertahankan kekuatan ceritanya.

Kisah sederhana yang dekat dengan penonton

Pemutaran perdana Cerita Seperjalanan di Jakarta Film Week 2026 dihadiri 87 penonton. Salah seorang penonton, Ferdy, mengaku tertarik menyaksikan film tersebut karena ingin melihat karya Bernardus Raka setelah menonton Nobody Loves Kay.

Menurut Ferdy, meskipun berdurasi singkat, film ini mampu menyampaikan emosi yang kompleks melalui cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ia juga menilai akting Wafda Saifan dan Amanda Rawles terasa natural.

Respons tersebut memperlihatkan bagaimana persoalan yang tampak sederhana dalam sebuah hubungan dapat menyimpan pergulatan batin yang tidak selalu mudah dipahami.

Melalui kisah Rava dan Yara, Cerita Seperjalanan mengajak penonton melihat kembali pentingnya keterbukaan dalam menghadapi ketidakpastian. Keberanian untuk bercerita dan kesediaan untuk mendengarkan menjadi langkah awal agar ketakutan tidak harus ditanggung sendirian.

Film ini juga direncanakan hadir di YouTube, sehingga dapat menjangkau penonton yang lebih luas setelah pemutaran perdananya di festival film tersebut.(red/py).

AmandaRawles BernardusRaka CeritaSeperjalanan WafdaSaifan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleOPTIMALKAN PENGAMANAN INTERNAL, POLSEK KAPUAS HULU TINGKATKAN SIAGA MAKO MALAM
Next Article Pendaftaran 23 Oktober, DLH DKI Buka 264 Lowongan Padat Karya Tanpa Syarat Ijazah
yadi

Related Posts

RESKRIM POLSEK KAPUAS TENGAH GELAR PATROLI PAGAR, CEGAH KRIMINALITAS MALAM HARI

23 Oktober 2026 5:14 PM

Bangkitkan Nostalgia City Pop 80-an, Essensee Debut dengan Single Romantis “Semalam Saja”

23 Oktober 2026 1:26 PM

Tampil Nyentrik dan Penuh Gaya, Andien Gandeng 13 Muse di Video Musik Terbaru “Naksir”

23 Oktober 2026 7:48 AM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.