Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Berikan Rasa Aman bagi Pelajar dan Pengguna Jalan, Polsek Pulau Hanaut Laksanakan Gatur Pagi.

Patroli Malam Polsek Pulau Hanaut, Wujudkan Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif

PASTIKAN TIDAK TERJADI TINDAK PIDANA, POLSEK KAPUAS HULU LAKSANAKAN PATROLI DIALOGIS DIPERTOKOAN

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Daerah»Pramono Turun Langsung di Lari 10K JRF 2026, Bukti Jakarta Makin Mendunia
Daerah

Pramono Turun Langsung di Lari 10K JRF 2026, Bukti Jakarta Makin Mendunia

yadiBy yadi25 Oktober 2026 4:49 PM093 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id | JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tak sekadar melepas peserta Jakarta Running Festival (JRF) 2026. Ia turut turun ke lintasan, mengikuti kategori 10 kilometer (10K) bersama ribuan pelari dari berbagai negara, Minggu (25/10).

Pramono melepas peserta kategori Full Marathon (FM) dan 10K di Jalan APEC, Pintu 7, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat. Antusiasme peserta menjadi salah satu penanda meningkatnya kepercayaan dunia terhadap Jakarta sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional.

JRF 2026 diikuti sekitar 37.000 pelari dari 48 negara, termasuk lebih dari 1.000 pelari internasional.

“Hari ini saya mengikuti Jakarta Running Festival 2026 kategori 10K. Event ini menunjukkan Jakarta semakin dipercaya sebagai tuan rumah ajang lari internasional,” ujar Pramono.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penyelenggaraan ajang ini melalui berbagai fasilitas untuk memastikan lomba berlangsung aman, tertib, dan nyaman. Salah satunya, transportasi publik gratis bagi peserta pada 24–25 Oktober 2026 dengan menunjukkan race pack, nomor dada (bib), atau jersey resmi.

MRT Jakarta juga memajukan jam operasional menjadi pukul 03.00 WIB guna memudahkan peserta menuju lokasi lomba sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar GBK.

Dari aspek kesehatan, Pemprov DKI menyiagakan layanan di 31 rumah sakit umum daerah (RSUD), 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu. Ambulans serta tenaga medis terlatih turut disiapkan di sepanjang rute lomba.

Upaya meningkatkan kenyamanan pelari juga dilakukan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan penyemprotan kabut air atau water mist di sejumlah ruas jalan lintasan.

Standar Internasional Jadi Tantangan

Bagi Pramono, JRF 2026 bukan sekadar perhelatan olahraga massal, melainkan momentum bagi Jakarta untuk meningkatkan standar penyelenggaraan kompetisi bertaraf internasional.

Kategori Half Marathon JRF telah meraih status World Athletics Gold Label, yang menuntut penyelenggaraan memenuhi standar internasional. Karena itu, peserta dan seluruh pihak terkait harus mematuhi ketentuan lomba, termasuk batas waktu penyelesaian atau *cut-off time*.

“Half Marathon JRF 2026 sudah berstatus World Athletics Gold Label, sehingga aturannya memang ketat. Ini bukan dibuat oleh panitia lokal, melainkan standar internasional,” katanya.

Pramono menilai capaian tersebut menjadi modal penting bagi Jakarta untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan membuka peluang menjadi tuan rumah ajang lari kelas dunia yang lebih besar pada masa mendatang.

Di sepanjang lintasan, dukungan warga turut memberi warna tersendiri. Pramono mengaku menikmati suasana lomba ketika masyarakat menyapa peserta dan meminta berfoto bersama.

“Sungguh sangat menikmati, karena di sepanjang jalan banyak sekali warga yang meminta foto serta mengucapkan terima kasih,” tuturnya.

Apresiasi serupa disampaikan Fakhrul (33), pelari asal Jakarta Barat. Ia menilai penyelenggaraan JRF 2026 berlangsung rapi dan tertib, terutama dalam sterilisasi jalur serta penyediaan fasilitas pendukung.

“Alhamdulillah sangat rapi dan tertib. Akses transportasi gratis dan penyediaan *water station* di rute sangat membantu para pelari. Semoga event seperti ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya di tahun-tahun mendatang,” ujar Fakhrul.

Dengan partisipasi puluhan ribu pelari, dukungan fasilitas publik, dan standar kompetisi internasional, JRF 2026 menjadi panggung bagi Jakarta untuk memperkuat posisinya dalam peta olahraga lari dunia.(red/py).

#Jakarta #PemprovDKI #PramonoAnung JakartaRunningFestival2026 JRF2026 LariInternasional OlahragaJakarta WorldAthletics
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleWUJUDKAN KEPEDULIAN TERHADAP LINGKUNGAN, POLSEK KAPUAS HULU RUTIN SOSIALISASI LARANGAN MEMBAKAR LAHAN
Next Article Siap Siaga Polsek Selat Jamin Keamanan Mako dan Optimalkan Pelayanan Masyarakat.
yadi

Related Posts

Melalui Minggu Kasih, Polres Gunung Mas Buka Ruang Dialog Bersama Pengurus Gereja

25 Oktober 2026 4:33 PM

POLSEK KAPUAS TENGAH GELAR PROGRAM MINGGU KASIH DUDUK BERSAMA WARGA

25 Oktober 2026 3:37 PM

CEGAH KRIMINALITAS DI WILAYAH POLSEK KAPUAS TENGAH, UNIT RESKRIM POLSEK KAPUAS TENGAH GELAR PATROLI PAGAR

25 Oktober 2026 3:24 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.