Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cegah Kebut-Kebutan di Jalan Umum, Sat Lantas Polres Sukamara Tingkatkan Monitoring Malam di Jalur Rawan Balap Liar

Jaga Situasi Tetap Kondusif hingga Malam, Polsek Pantai Lunci Tingkatkan Patroli di Lingkungan Masyarakat

Perkuat Pencegahan Gangguan Kamtibmas pada Malam Hari, Polsek Jelai Laksanakan Patroli Mobile di Wilayah Hukum

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»TV & Drama»Rela Bawa Kamera 5 Kg, Ini 3 Fakta Menarik Saputra Kori di Film 402 Rumah Sakit Angker Korea
TV & Drama

Rela Bawa Kamera 5 Kg, Ini 3 Fakta Menarik Saputra Kori di Film 402 Rumah Sakit Angker Korea

yadiBy yadi1 Juli 2026 5:19 PM0252 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id  | Film horor Korea legendaris Gonjiam: Haunted Asylum kini hadir dalam versi remake resmi Indonesia lewat 402 Rumah Sakit Angker Korea. Diproduksi oleh MD Pictures bersama Umbara Brothers Films dan disutradarai oleh Anggy Umbara, film ini mengusung konsep point of view (POV) yang mengikuti sekelompok kreator konten saat melakukan penelusuran di rumah sakit paling angker di Korea Selatan.

Salah satu daya tarik film ini adalah keterlibatan kreator konten Saputra Kori yang memulai debut aktingnya sebagai Adit, anggota kelompok “Para Pencari Hantu”. Meski sama-sama berperan sebagai kreator konten, Kori mengaku tantangan yang dihadapinya jauh berbeda dari aktivitasnya sehari-hari.

Berikut tiga fakta menarik di balik peran Saputra Kori dalam film 402 Rumah Sakit Angker Korea.

1. Memerankan Karakter yang Bertolak Belakang

Dalam kehidupan sehari-hari, Saputra Kori dikenal memiliki pembawaan yang tenang dan ramah. Namun, di film ini ia memerankan Adit, seorang kameramen dengan karakter usil, tengil, dan kerap memicu konflik di dalam tim.

Menurut Kori, perbedaan karakter tersebut menjadi tantangan tersendiri karena ia harus menampilkan sisi yang sangat berbeda dari kepribadiannya.

2. Membawa Kamera Berbobot 5 Kilogram Selama Syuting

Untuk menghadirkan pengalaman menonton yang terasa realistis, para pemain tidak hanya berakting, tetapi juga mengoperasikan kamera sendiri.

Saputra Kori mengungkapkan bahwa setiap pemain menggunakan rig kamera dengan bobot sekitar lima kilogram sepanjang proses pengambilan gambar. Pengalaman tersebut menjadi salah satu tantangan fisik terbesar yang pernah ia rasakan selama syuting.

3. Syuting Penelusuran Tanpa Didampingi Kru

Nuansa horor dalam film ini juga dibangun melalui metode syuting yang tidak biasa. Demi mendapatkan reaksi yang natural, para pemain dibiarkan melakukan adegan penelusuran sendirian di dalam lokasi syuting yang menyerupai rumah sakit terbengkalai.

Sementara sutradara dan kru memantau dari luar lokasi, enam pemeran utama menjalani proses syuting secara mandiri sehingga suasana mencekam yang mereka rasakan benar-benar nyata.

Dengan konsep produksi yang unik dan totalitas para pemain, 402 Rumah Sakit Angker Korea menjanjikan pengalaman horor yang lebih imersif bagi penonton.

Film 402 Rumah Sakit Angker Korea dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleBUPATI DAN WAKIL BUPATI PIMPIN RAPAT EVALUASI KINERJA DAN PERCEPATAN REALISASI ANGGARAN
Next Article Serunya Nobar Dracin Berkonsep Piknik di GBK, WeTV Gelar Night Picnic “Love Has Fireworks” dengan City View Jakarta
yadi

Related Posts

Pencipta “Antara Jakarta-Penang” Apresiasi Sayembara Lagu Iqro: Ruang Musisi Sebarkan Kebaikan

20 September 2026 9:23 PM

Bocah Difabel Naik Panggung dan Rebut Mic 7Dunia, Lalu Lantunkan Azan

20 September 2026 12:04 PM

Budi Sumarno Ungkap Tiga Pendekatan Utama, Horor Tak Lagi Sekadar Hantu

19 September 2026 11:47 AM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.