Analisnews.co.id | Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan sekaligus memastikan ruang demokrasi tetap terbuka bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.
Menjelang rencana penyampaian aspirasi masyarakat, Polri mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan dan kesatuan serta mengedepankan cara-cara yang damai, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, mengatakan penyampaian pendapat merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati. Namun, kebebasan tersebut tetap perlu dijalankan dengan memperhatikan ketertiban serta hak masyarakat lainnya.
“Polri menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi. Namun, mari kita bersama-sama memastikan penyampaian aspirasi tersebut dilakukan secara tertib, damai, dan bertanggung jawab,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Menurut Johnny, dinamika dan perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, perbedaan aspirasi tidak seharusnya berkembang menjadi persoalan yang mengancam persatuan bangsa.
“Persatuan dan kesatuan adalah modal utama bangsa. Perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi kepentingan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia harus tetap menjadi semangat kita bersama,” katanya.
Johnny juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Terlebih, informasi yang berpotensi memicu kekhawatiran, kesalahpahaman, atau memperkeruh situasi menjelang kegiatan penyampaian aspirasi.
Polri, lanjut dia, akan menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat secara profesional dengan mengedepankan pendekatan humanis. Kehadiran aparat ditujukan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan aman sekaligus memberikan ruang agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara tertib.
“Polri hadir untuk menjaga seluruh kepentingan masyarakat. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif, menghormati hak satu sama lain, serta tidak memberikan ruang bagi tindakan yang dapat merugikan kepentingan masyarakat luas,” jelasnya.
Ia menambahkan, kedewasaan dalam berdemokrasi perlu terus diperkuat melalui dialog, penghormatan terhadap perbedaan, dan kesadaran untuk menjaga ketertiban bersama.
“Melalui semangat persatuan dan kedewasaan berdemokrasi, kita berharap setiap aspirasi dapat disampaikan dengan baik tanpa mengorbankan keamanan, ketertiban, dan persaudaraan sesama anak bangsa,” pungkas Johnny. (Bdyd)
Redaksi
