Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Empat Musim Pertiwi Tayang di Bioskop, Kamila Andini Suguhkan Eksperimen Sinematik Terbesar

Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Empat Tersangka Termasuk Nakhoda dan Pihak Perusahaan Ditahan

Debut di Piala Dunia, Tim CP Indonesia Bidik Kelolosan dari Fase Grup

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»Investasi Tumbuh 7,2%, Ardeco Ingatkan Pentingnya Persiapan Konstruksi Sebelum Ekspansi F&B
Terkini

Investasi Tumbuh 7,2%, Ardeco Ingatkan Pentingnya Persiapan Konstruksi Sebelum Ekspansi F&B

vritimesBy vritimes7 Oktober 2026 8:07 PM033 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Iklim investasi Indonesia masih menunjukkan tren positif menjelang 2026. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mencatat realisasi investasi pada Triwulan I 2026 mencapai Rp498,8 triliun, tumbuh 7,2% secara tahunan, didorong oleh terjaganya minat investor domestik maupun asing di tengah dinamika ekonomi global.

Di tingkat daerah, tren ini turut tercermin di Riau, salah satu provinsi dengan realisasi investasi terbesar di kawasan Sumatra. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Riau mencatat realisasi investasi provinsi tersebut pada kuartal pertama 2026 mencapai Rp12,85 triliun, dengan industri makanan menjadi sektor investasi paling dominan pada periode tersebut.

Derasnya minat investasi ini turut mendorong semakin banyak brand F&B, baik pemain lokal maupun asing, untuk mempercepat rencana ekspansi cabang di berbagai kota. Namun, di balik derasnya arus modal tersebut, penambahan jumlah cabang tidak selalu diikuti dengan peningkatan profitabilitas. Sejumlah pelaku usaha F&B mulai kehilangan kendali operasional begitu jumlah gerai bertambah, sebuah gejala yang belakangan banyak dibahas pelaku industri maupun penyedia sistem bisnis.

Persoalan ini sering kali dianggap murni sebagai persoalan manajemen operasional atau sistem digital. Padahal, menurut pelaku industri konstruksi F&B, salah satu akar masalahnya justru muncul jauh sebelum cabang baru beroperasi, yaitu pada tahap persiapan fisik dan perencanaan ruang.

“Banyak brand yang sudah matang di sisi bisnis, menu, dan pemasaran, tapi baru memikirkan kebutuhan fisik ruangnya belakangan. Padahal perencanaan konstruksi itu yang paling banyak makan waktu, mulai dari survei lokasi, pengurusan izin, sampai penyesuaian desain dengan standar brand,” ujar Henri Kristanto Pribadi, Direktur PT Ardeco Karya Global (Ardeco), kontraktor sipil dan interior yang menangani berbagai proyek F&B dan ritel di Jakarta.

Ardeco menyebut ada beberapa aspek yang idealnya sudah dipetakan oleh brand sebelum proyek cabang baru dimulai. Selain survei lokasi dan legalitas bangunan, aspek lain yang kerap terlewat adalah kesesuaian tata ruang dengan alur operasional harian, seperti jalur kerja dapur, sirkulasi pengunjung, hingga kebutuhan listrik dan utilitas khusus untuk peralatan F&B.

“Persiapan yang matang bukan cuma soal anggaran, tapi juga soal timeline yang realistis. Kalau brand baru memikirkan detail konstruksi setelah tanggal buka ditentukan, biasanya yang dikorbankan adalah kualitas eksekusi,” jelas Henri.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan kontraktor sejak tahap awal perencanaan, bukan hanya saat pembangunan dimulai, dapat membantu brand menghindari perubahan desain mendadak maupun pembengkakan biaya di tengah proyek.

“Semakin awal kontraktor dilibatkan, semakin besar ruang untuk mengantisipasi kendala sebelum benar-benar terjadi di lapangan. Itu yang membedakan ekspansi yang berjalan mulus dengan yang penuh kejutan di menit-menit akhir,” tutup Henri.

Dengan tren pertumbuhan F&B yang diproyeksikan berlanjut sepanjang 2026, kesiapan di sisi konstruksi dan tata ruang diperkirakan akan menjadi pertimbangan yang semakin penting bagi brand yang ingin memastikan ekspansi cabangnya berjalan sesuai rencana.

About Avonetiq
Avonetiq adalah Digital Authority Firm yang berfokus pada penguatan otoritas brand di era kecerdasan buatan (AI). Avonetiq membantu brand tetap terlihat dan relevan ketika konsumen beralih dari mesin pencari ke answer engine, seperti Google Gemini, ChatGPT, dan lainnya. Melalui Authority & Visibility Optimization (AVO), Avonetiq membangun fondasi otoritas digital brand agar dapat dikenali, dipahami, dan dipercaya oleh sistem AI sebagai sumber jawaban yang kredibel. Info selengkapnya, kunjungi www.avonetiq.com. Tentang PT Ardeco Karya Global (Ardeco) PT Ardeco Karya Global (Ardeco) telah menjalankan bisnis sebagai kontraktor sipil dan interior di Jakarta sejak 2010. Selama lebih dari satu dekade beroperasi, Ardeco telah menyelesaikan ratusan proyek di berbagai sektor, mulai dari F&B, ritel, komersial, hingga residensial, serta dipercaya oleh sejumlah brand nasional maupun internasional seperti Paris Baguette Cafe, Passion Jewelry, dan Bacha Coffee. Layanan Ardeco kini menjangkau Jabodetabek, Bandung, dan Bali, dengan fokus pada eksekusi konstruksi yang presisi serta konsisten dengan standar dan identitas masing-masing brand.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleBhabinkamtibmas Polsek Kota Besi Melaksanakan Door to door system (DDS). 
Next Article ‎Patroli Obyek Vital dan Pertokoan, Personil Polsek Kota Besi Beri Himbauan Kamtibmas
vritimes

Related Posts

Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Empat Tersangka Termasuk Nakhoda dan Pihak Perusahaan Ditahan

8 Oktober 2026 10:02 PM

Soliditas TNI-Polri, Polsek dan Koramil Kapuas Murung Gelar Syukuran HUT TNI Ke-81*

8 Oktober 2026 9:06 PM

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kapuas Barat Tinjau Budidaya Kacang Panjang di Desa Saka Mangkahai

8 Oktober 2026 9:05 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.