Close Menu
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bank Raya Dorong Talenta Muda Lebih Resilien dengan Optimalisasi Bank Digital di Young On Top National Conference (YOTNC) 2026

Unitree G1: Robot Humanoid untuk Riset AI dan Pengembangan Robotika

Anggota Polsek Kapuas Hilir  Setiap hari berikan  Himbauan Hpus kepada Masyarakat

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
Analis
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
You are at:Home»Terkini»Menag: Pesparawi Bukan Sekadar Lomba, tetapi Momentum Merawat Iman, Persatuan, dan Lingkungan
Terkini

Menag: Pesparawi Bukan Sekadar Lomba, tetapi Momentum Merawat Iman, Persatuan, dan Lingkungan

yadiBy yadi3 Juni 2026 1:51 PM083 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id | Jakarta — Kementerian Agama akan menggelar Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, pada 18–28 Juni 2026. Perhelatan nasional yang akan diikuti sekitar 8.000 peserta dari 38 provinsi ini mengusung semangat pelestarian lingkungan sekaligus penguatan persaudaraan umat dan persatuan bangsa.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan, Pesparawi Nasional XIV mengangkat tema “Pesparawi Nasional Ramah Lingkungan” sebagai bentuk komitmen menghadirkan kegiatan keagamaan yang memberikan dampak nyata bagi pelestarian alam.

Hal itu disampaikan Menag saat menghadiri Kick Off Pesparawi Nasional XIV yang berlangsung secara hybrid di kantor layanan Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta, sebagai penanda dimulainya seluruh rangkaian persiapan menuju perhelatan nasional tersebut.

Menurut Nasaruddin, nilai-nilai keagamaan harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Karena itu, berbagai praktik ramah lingkungan akan diterapkan selama penyelenggaraan Pesparawi, mulai dari penggunaan tumbler pribadi, pengurangan sampah plastik sekali pakai, hingga pengelolaan sampah yang lebih baik.

“Melalui Pesparawi Nasional XIV, kita ingin menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan dan kepedulian terhadap lingkungan harus berjalan beriringan sebagai fondasi pembangunan bangsa yang berkelanjutan,” ujar Nasaruddin.

Selain mengedepankan isu lingkungan, Pesparawi juga diharapkan menjadi ruang memperkuat persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman Indonesia. Menurut Menag, harmoni bangsa dapat dianalogikan dengan sebuah paduan suara yang mampu menghasilkan keindahan melalui perpaduan berbagai suara yang berbeda.

“Pesparawi mengingatkan bahwa harmoni tidak lahir dari keseragaman. Harmoni tercipta ketika berbagai suara yang berbeda mampu berpadu dalam satu tujuan yang sama. Semangat inilah yang harus terus kita rawat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Ia menambahkan, sebagaimana paduan suara menghasilkan keindahan melalui keberagaman nada, Indonesia juga menjadi kuat karena mampu merajut perbedaan dalam kebersamaan.

Menag berharap Pesparawi tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni musik gerejawi, tetapi juga mampu memperdalam penghayatan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual umat beragama.

“Dengan adanya Pesparawi ini diharapkan iman kita masing-masing, umat beragama akan bertambah dalam proses pengakaran keimanan itu sendiri,” ujarnya.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Jeane Marie Tulung, mengatakan bahwa Kick Off Pesparawi Nasional XIV menjadi momentum penting untuk membangun sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, gereja-gereja, Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN), serta seluruh pemangku kepentingan.

Menurut Jeane, seluruh tahapan persiapan dan pengorganisasian telah dimulai guna memastikan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV berjalan sukses dan memberikan manfaat yang luas bagi umat dan masyarakat.

Pesparawi Nasional XIV akan mempertandingkan 12 kategori lomba yang menampilkan kekayaan seni paduan suara dan musik gerejawi dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan dan kreativitas, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat moderasi beragama, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup, serta menghadirkan wajah Indonesia yang damai, harmonis, dan penuh kasih di tengah keberagaman.

Pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV didasarkan pada Peraturan Menteri Agama Nomor 19 tentang Pembentukan Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) dan Keputusan Menteri Agama Nomor 285 Tahun 2025 yang menetapkan Papua Barat sebagai tuan rumah penyelenggaraan tahun 2026.

#BeritaNasional #HarmoniDalamKeberagaman #IndonesiaDamai #KemenagRI #Manokwari #ModerasiBeragama #NasaruddinUmar #PaduanSuaraGerejawi #PapuaBarat #PersatuanBangsa #Pesparawi2026 #PesparawiNasionalXIV #RamahLingkungan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticlePolres Bangka Barat Tetapkan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak
Next Article Kunjungan Industri SMKN 6 Malang di Telkom AI Center Mendorong Pemahaman Teknologi dan Inovasi di Era Digital
yadi

Related Posts

Bank Raya Dorong Talenta Muda Lebih Resilien dengan Optimalisasi Bank Digital di Young On Top National Conference (YOTNC) 2026

13 Juli 2026 1:50 AM

Unitree G1: Robot Humanoid untuk Riset AI dan Pengembangan Robotika

13 Juli 2026 1:41 AM

Anggota Polsek Kapuas Hilir  Setiap hari berikan  Himbauan Hpus kepada Masyarakat

12 Juli 2026 11:54 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.